CasinoOnline - Meski Premier League musim ini sudah berjalan selama lima pekan, namun Yaya belum juga mendapatkan jatah merumput. Gelandang asal Pantai Gading itu selalu ditinggalkan di bangku cadangan karena City lebih sering bermain dengan satu defensive midfielder dalam formasi menterang 4-1-3-2. Dalam perebutan pos ini ia kalah dengan pemain asal Brazil, Fernandinho.
JudiSbobet - Alhasil baru pada saat Piala Liga Inggris babak ketiga dimulai Guardiola memainkan Yaya. Gelandang 34 tahun itu dijadikan kapten tim yang kemudian sukses menggebuk West Bromwich Albion 1-2.
Hal ini kemudian menimbulkan kecemasan dalam lingkup fans City yang khawatir konflik antara sang pemain dengan klub kembali terjadi. Masih segara dalam ingatan bagaimana eks penggawa AS Monaco dan Barcelona ini sempat bersitegang dengan Guardiola akibat masalah waktu bermain yang turut dipanaskan oleh Dimitri Seluk selaku agennya.
Akan tetapi Guardiola cepat menanggapi jika Yaya masih masuk kedalam rencananya musim ini. Yaya yang genap memainkan partai ke-300 bersama Manchester Biru ini dianggapnya sebagai sosok profesional yang siap dimainkan siapa saja.
“Kami akan memainkannya lagi. Kami masih membutuhkan Yaya namun tidak mudah bagi pemain yang belum diturunkan di beberapa laga terakhir,” papar Guardiola.
“Akan tetapi sejauh ini ia menunjukkan sikap yang luar biasa. TIdak mudah bermain melawan West Brom. Kami semua disini gembira menyambut kembalinya Yaya,” tambah arsitek asal Spanyol itu lagi.
Musim 2017/2018 bisa jadi adalah tahun terakhir Yaya tinggal di Etihad Stadium. Pasalnya ia hanya menandatangani perpanjangan kontrak satu tahun pada Juni lalu. Sejauh ini ia sudah mencetak 81 gol dan memberikan dua trofi Liga Inggris pada City.
Posted
By : Judi Sbobet


No comments:
Post a Comment